Bandrong09

Just another WordPress.com weblog

tanggal 9 bulan 9 tahun 2009

Orang bilang tanggal 9 bulan 9 tahun 2009 itu bertanda baik… emang sih, pagi ini ane Alhamdulillah dapet rejeki (walau nilainya kecil).

Trus… sorenya jg diajak temen2 kumpul makan2 alias buka puasa bersama dan intinya nggak perlu keluar biaya… rejeki lagi.

Nah… tinggal malem nih, apa kebagian rejeki lagi apa nggak? Insya Alloh sih dapat.

Tapi… ngomong2 soal rejeki, kayaknya bagi ane nggak ngaruh mo tanggal 9 bulan 9 tahun 2009 yang menurut orang hari baek, bulan baek karena Alhamdulillah di hari dan bulan laen ane juga dapat rejeki dari Alloh sang Maha Pencipta.

Soo Bro… rejeki itu bukan berdasarkan tanggal, bulan, dan tahun, yang pasti tergantung Yang Maha Pengasih dan Penyayang.

Tapi… ane juga nggak pungkiri, ada satu bulan yg penuh berkah dan rahmat yaitu bulan Ramadhan dan Puasa seperti saat ini.

Pasalnya, di bulan ini semua amal ibadah kita bernilai lebih dan dibukakan pintu maaf dari segala dosa. Nah, itu juga kan termasuk rejeki yang diberikan Alloh S.W.T kepada hamban-Nya.

Filed under: Uncategorized

Pulang-Pergi

Dalam bulan ini, kayaknya badan berasa banget dah. Habis mo gmn, Yogya-Jakarta dah kayak nggak terbatas aj jarak tempuhny.

Ane dah dua kali ini pulang-pergi nih ke Yogya-Jakarta, cuma berselang satu Minggu.

Emang sih, selain nengok gubuk yg Alhamdulillah dah jadi milik pribadi, sekalian jalan-jalan (liburan) bersama keluarga tercinta.

Tapi, namanya manusia. Mesti tinggal duduk enak aj di kendaraan, baek mobil pribadi maupun numpak kreta, badan terasa pegel.

Ya… mo dibilang ap, dalam wkt dekat ini juga mesti ke sana lagi tuk realisasikan rencana renovasiny.

Doakan, insya Alloh sehat dan banyak rejeki. AMIIN

Filed under: Uncategorized

Cemburu Buta

Nggak tao… tiba2 aj marah dan kesel. Padahal, itu terjadi hanya karena adanya curiga atau lebih kerennya cemburu buta dari sang kekasih hati.

Ujuk2… ngajak pergi makan, nggak tao kalo yg diajak dah punya agenda rapat dengan temen-temen seprofesi. Ya dah… mao nggak mao rapatnya coba dibatalin.

Eh anehny… yg ngajak makan bilang nggak jadi karena ada alasan mesti dines ke acara penting yg sudah ditugaskan kantor.

Akhirnya… ajak makan barengnya batal dan timbul kekesalan dari sang kekasih hati.

Tapi… kalo mo dirunut lagi, kekesalan atau kemarahan yang timbul dari kejadian itu mucul akibat adanya Cemburu Buta.

Memang sih… cemburu itu artinya “sayang”, tapi asal jangan malah nanti timbulnya malah benci.

Semoga….

Filed under: Uncategorized

Syukur-Alhamdulillah

Alhamdulillah… Alhamdulillah… mungkin yang bisa terucap dan terungkap dari hati yang dalam ini. Temen lama yang sering ngasih proyek dan murah hati bersua kembali.

Memang, rejeki sudah diatur Alloh… tapi karena kita sering mensyukuri ni’mat yang diberikan-Nya, niscaya rejeki terus bertambah. Itu yang ane alami sampe saa t ini.

Ini bukannya untung bersombong atau bersifat ria, tapi paling tidak ingin mengingatkan diri kalau banyak bersyukur ternyata bernilai positif.

Memang seperti para Ustad, Kiai, dan para sepuh bilang… rejeki biar sedikit perlu disyukuri. Sebab, berapa banyak orang yang mungkin sedang disusahkan rejeki hartanya atau kesehatannya.

Jadi, rejeki itu bisa bermacam-macam bentuknya (jangan dinilai hanya sebagai kekayaan harta semata).

Filed under: Uncategorized

RISAU

Belakangan ini hati kayakny risau banget… yang kepikiran macem2 melulu.

Mo ngomong ma orang tersayang, nggak sempet melulu. Sekalinya ketemu orang tua yang dipercaya bisa berikan solusi, lagi kurang sehat kondisi badannya.

Ya… mo nggak mao dirasa-rasa sendiri, kira2 apa yang menjadi penyebab hati gundah gulana ini.

Pertama, ane kuatkan hati kalo insya Alloh nggak bakal ada tanda-tanda yang tak baik di kemudian hari. Kedua, ane mencoba optimistis kalo itu hanya terbawa perasaan semata. Ketiga, ambil sisi positifnya aj kalo ini mungkin menjadi pendorong agar ane mawas dan koreksi diri terhadap apa2 saja yang telah diperbuat.

Mudah-mudah perasaan gundah dan risau ini cepat berlalu, seiring berlalunya mendung yang terus menyelimuti Jakarta, meski musim hujan tlah meninggalkan kita. AMIIN

“Risau hatiku… (lagu Pambers, tapi lupa liriknya)”

Filed under: Uncategorized

Berharap Capres-Cawapres

Setelah pemilihan legislatif usai 9 April lalu, walau masih dipenuhi berbagai protes dan cacian terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dinilai tak becus dalam pelaksanaan Pemilu tersebut… kita sekarang kembali dipusingkan dengan pemilihan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres).

Kenapa… karena sejumlah partai saat ini saling melobi, menjual janji-janji tuk meraih posisi orang nomor satu dan dua di negara tercinta ini.

Meski bisa diprediksi dari sekarang, tapi bursa Capres dan Cawapres saat ini semakin menarik perhatian banyak orang.

Kenapa bisa diprediksi… karena dipastikan sipil-militer tetap mendominasi pemilihan presiden dan wakil presiden pada Pemilu tahun ini.

Kita tahu bersama, SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) dan JK (Jusuf Kalla) sudah bercerai. Tentunya, SBY akan mencari pigur Cawapres yang kalo bisa tetap disukai dan dekat dengan para pengusaha (sprt JK). Sedangkan JK, bakal mencari figur militer yang bisa menyaingi SBY yang otomatis sudah mengakar di dunia militer.

Kalo pigur militer yang saat ini sedang bergelut di dunia politik, kita tahu ada Prabowo (Partai Gerindra), Wiranto (Partai Hanura), dan Sutiyoso (yang diusung partai kecil Partai Indonesia Sejahtera).

Tapi… kalau pigur pengusaha atau orang yang pro dunia usaha sedikit sekali yang populer di mata masyarakat. Sebut saja, Sutrisno Bachir (Partai Amanat Nasional), Sultan Hamengkubowono X, dan Akbar Tandjung (keduanya dari Partai Golkar).

Nah… kalo Megawati (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) jadi berduet dengan Prabowo, JK gandeng Wiranto jadi Cawapresnya. Tinggal SBY yang bakal bingung cari Cawapres yang bisa diterima para pengusaha. Sebab, dari tahun ke tahun suara pengusaha tetap mendominasi susunan kabinet.

Mungkihkan, SBY mengajak Sultan sebagai wakilnya? Sebab, kalo Capres Partai Demokrat itu menjatuhkan pilihannya kepada Cawapres dari Partai Keadilan Sejahtera sepertinya suara pengusaha akan bergeser ke rivalnya, karena calon dari PKS kurang diminati pengusaha.

Kalau boleh saran sih… sebaiknya SBY mengajak Cawapres yang bisa memecah suara dari Partai Golkar maupun PDIP yang diterima para pengusaha.

Siapakah kira2 figur tersebut????

Filed under: Uncategorized

Mo Renovasi

Alhamdulillah sekali lagi ane ucapkan atas syukur dan ni’mat yang Alloh berikan kepada kami berupa kepemilikan rumah di kota Gudeg, Yogya.

Meski tidak besar, tapi Alhamdulillah milik sendiri dan bisa kapanpun ditempati bila sedang plesir ke Yogya. Duh senengnya…!

Ya mungkin, namanya manusia…dah punya rumah tapi masih ada aja keinginan lain setelah itu. Mo renovasi tuh rumah.

Sebetulnya sih, rumah yang ane baru beli dah layak huni dan tinggal tempati aja. Tapi, kalo melihat posisi pintu yang kalo dibuka langsung terlihat pintu belakang ma dapur kayaknya kurang enak deh.

Apalagi kata orang tua, katanya rumah model seperti itu kurang baik karena rejeki yang datang bisa langsung pergi lagi. (kalo ente percaya sih)

Selain itu, memang dah niatan ane sih… kalo dah jadi milik tuh rumah ane mo rapikan dan dibuat bak vila pribadi (Kayak orang2 kaya di puncak sana).

Ya… ane tinggal berharap dan berdo’a, mudah-mudahan aj Alloh memberikan rejeki lebih lagi tuk ane dan istri agar bisa segera merenovasi rumah di Yogya.

Tuk temen-temen yang baca blog ane ini, tolong bantu do’a ya, agar cita-cita ane berikutnya dikabulkan Alloh S.W.T. AMIIIN.

Oh ya, kan nanti temen-temen juga boleh kok kalo mo mampir atau menginap di gubuk idaman ane di Yogya.

Filed under: Uncategorized

NYontreng, Bukan NyoBlos

Pemilu sekarang ni, dikenal atawa diramaikan dengan istilah NYONTRENG. Maksudnya, memberikan garis ke bawah lalu ke atas atawa silang pada gambar partai atawa caleg yang kita pilih.

Lucuny, msh aj orang kebanyakan nyebutny NYOBLOS. Bahkan, terdapat surat suara yg bener2 msh dicoblos alias dilubangi gambar partai atau caleg yg dipilihnya. Ha…Ha…Ha….

Tapi, bukan itu aj yg aneh dan lucu. Masak, dah betaon2 kita laksanakan Pemilu malah bukan makin bener dan canggih pelayanan dari KPU (Komisi Pemilihan Umum) tapi malah gablek (nga bener).

Masa, orang msh hidup dan terbilang sudah bertaon2 ikut Pemilu (sejak Pemilu ada) namanya nga ada dalam daftar pemilih. Eh, anehnya orang yang dah meninggal dan anak2 malah terdaftar sebagai pemilih. ANEH…ANEH…ANEH bin AJAIB.

Di mana-mana timbul protes dan cacian bagi pelaksanaan Pemilu tahun ini. Bahkan, menimbulkan keributan antarpenyelenggara Pemilu (KPPS/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) dengan warga dan simpatisan, serta saksi parpol.

Ya… mo bilang apa lagi, pemeritah aj dah bilang Pemilu mesti dijalankan walau sebetulnya rada nga beres dan terkesan belum siap.

Meski terkesan malas dan gusar, ane tetap menyalurkan aspirasi politik pribadi. Habis mo GOLPUT (nga milih), rasanya nga ikhlas juga.

Akhirnya, pada Kamis (9 April 2009) lalu ane ma keluarga pergi juga ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) di komplek rumah.

Sebab ane pikir, sayang juga momentum lima tahun sekali ini nga dimanfaatkan untuk memberikan suara hati untuk perbaikan negara ini.

Ya… meski apalah arti sebuah suara ane, tapi insya Alloh akan bermanfaat bagi partai atau caleg yang ane pilih untuk menjadi wakil ane di parlemen nanti.

Semoga… Pemilu mendatang (2014) lebih baik, baik pelaksanaanya dan hasilnya. AMIIN

Filed under: Uncategorized

Akhirnya Punya Gubuk di Yogya

Alhamdulillah… mgkn yg pantas ane ucapkan atas keberhasilan kami memiliki rumah mungil di kota Gudeg Yogya.

Tepatnya, pada 23 Maret 2009 lalu ane menandatangani perjanjian jual beli di atas materai enam ribu perak atas pembelian sebuah lahan berserta rumahnya di Jalan Mangkuyudan-Yogyakarta di depan notaris.

Alhamdulillah, meski sertifikatnya belum ditangan karena mesti diurus balik namanya tapi ane dah resmi miliki gubuk itu. Pasalnya, ane dah ngantongi surat jual beli yang dah ditandatangani si penjual+ahli warisnya di atas materai yang dilegalkan ma notaris.

Selain itu, ane juga dah pegang kwitansi pembeliannya yang juga dah ditandatangani kedua pihak di atas materai.

Jadi, nga ada lagi deh pihak-pihak yang bakal ngemplang atawa mencoba berdalih kalo rumah itu miliknya.

Sayangnya, ane belum bisa merasakan tinggal di sana. Karena waktu ane datang Minggu sore, 22 Maret 2009 , tuh rumah masih diisi orang yang kontrak yang notabenenya adalah pemilik aslinya sebelumnya dijual ma si penjual rumah yang bernegoisasi ma ane.

Ya, jadi tuh rumah dah bertangan-tangan kalo orang Betawi bilang.

Sayangnya lagi, ane nga bisa lama-lama di kota Sultan yang mencalonkan diri jadi Capres pada Pemilu tahun ini. Padahal, ane dah ambil cuti tiga hari ampe tanggal 26 Maret 2009. Sebab, kakek anak ane dipanggil Alloh S.W.T. pada Senin pagi, pas bada’ sholat Subuh. Jadi, mao nga mao selesai urusan langsung pulang ke Jakarta.

Eh, emang kita dah ditakdirkan nga bisa ketemu kali ya… ane padahal dah buru-buru ke bandara cari pesawat yang bisa nganter ane ma keluarga cepat sampe Jakarta sebelum sholat Dzuhur tapi dah penuh semua. Akhirnya, dapat yang jam 12.30 WIB, tapi itu juga telat ampe setengah jam.

Ya mao nga mao, ane ma anak nga bisa nyaksikan tuk terakhir kali. Selamat jalan Engki, semoga Alloh menerima semua amal ibadah Engki dan diampuni segala dosa yang disengaja atawa nga. AMIIIN

Filed under: Uncategorized

Sabar

Sabar… sabar… sabar…. tapi bukan nama orang ya, melainkan ungkapan bathin ane. Ane nga tao, mesti terus disuruh belajar sabar, sabar, dan sabar dalam menghadapi segala cobaan.

Ah… nga masalah untuk terus belajar sabar. Sebab, katanye jadi orang sabar itu disenangi Tuhan Yang Maha Esa dan disukai teman.

So… mari kite sama-sama belajar SABAR, sebab sabar membawa hati tentram dan gembira.

Tapi, gimana ya ama istilah “Sekecilnya semut, kalo diijak tetap aj menggigit juga”… (pas nga ya ma maksud ane tentang sabar).

Filed under: Uncategorized

 

November 2009
M T W T F S S
« Sep    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Top Posts

  • None

Top Clicks

  • None